Showing posts with label komputer. Show all posts
Showing posts with label komputer. Show all posts

Monday, August 27, 2012

Kiat Membasmi Virus Tanpa Antivirus 7


Tulisan ini adalah sambungan dari tulisan Kiat Membasmi Virus Tanpa Antivirus 6.

Kita telah mengetahui 4 cara kerja dasar virus. Dari situ kita paham kalau virus juga aplikasi. Kita pun telah mengetahui adanya kemampuan merasuki pada virus. Kemampuan ini mengakibatkan file, program, dan dokumen kita termasuki oleh virus sehingga kalau kita buka, virus juga otomatis terbuka. Sekarang saya mau membayar utang saya ini yaitu cara menghalaunya.

Bagaimana menghalau kemampuan merasuki?
Secara umum, saya sendiri memiliki 4 pilihan cara menghalaunya. Bebas dipilih yang mana.
  1. Mematikan kemampuan Windows Autorun.
  2. Mematikan bunker Windows.
  3. Mengubah file agar mustahil dirasuki oleh virus.
  4. Menggunakan antivirus.

Namun karena fokus tulisan ini bicara tanpa antivirus, maka pilihan 4 diabaikan dahulu. Adapun cara-cara lain, jika Anda memiliki, silakan digunakan. Terima kasih sekali kalau mau diberitahukan kepada saya.


Penjelasannya?
Mematikan Windows Autorun: saya tidak pernah melakukannya. Namun cara ini akan sangat bagus dalam menghalau virus autorun.inf. Karena mayoritas virus kita mengandalkan autorun.inf, maka cara ini adalah yang paling ampuh.

Mematikan bunker Windows: cara inilah yang selalu saya gunakan. Saya tidak peduli tampilan Windows jadi kurang sedap atau apa pun. Yang penting aman. Cara ini telah saya tuliskan di Kiat Membasmi Virus Tanpa Antivirus 5. Pokoknya Folder Options > tab Views > atur. Cara ini adalah penyempurna yang sebelumnya.

Mengubah file: cara ini sering saya lakukan untuk aplikasi yang saya siapkan dalam flash disk saya. Cara mengubah ada 2, rename dan kompresi. Misalkan, file Anda ccleaner.exe, ganti namanya jadi ccleaner.hewes atau ekstensi yang Anda karang sendiri. Akan datang insya Allah pembahasan mengenai virus, mengapa kita harus menamainya seperti itu. Kompresi, misalkan file Anda ccleaner.exe, gunakan WinRAR atau semisalnya untuk menjadikan dia ccleaner.zip atau ccleaner.rar atau ccleaner.tar.gz. Tujuannya adalah menjadikan file tidak disentuh oleh virus karena sampai sekarang saya masih aman-aman saja menjalankan aplikasi dari dalam ZIP. Globalnya, virus tidak merasuki aplikasi yang sudah dimasukkan ke dalam kantung ZIP/RAR. Semakin asing nama kompresinya, semakin mustahil virus merasukinya. Tentu cara ini mustahil diterapkan untuk aplikasi yang sudah terinstal di Windows.

Menggunakan antivirus: cara ini yang selalu saya gunakan pula ketika menggunakan Windows. Cara ini paling praktis. Antivirus akan menghalau setiap pergerakan virus untuk merasuki apa pun karena ia memonitor memori sehingga virus tidak bisa kabur. Tentunya itu hanya terjadi jika antivirus kita mengenali virus tersebut. Tentunya juga saya pilih-pilih antivirus. Namun dalam pembahasan kita ini, kita tidak mendetail membahasnya.



Apakah cara-cara ini tidak punya kelemahan?
Pasti punya. Tidak ada cara yang sempurna. Namun setidaknya ini sangat berguna untuk diri sendiri meminimalisir virus atau mengantisipasinya. Alhamdulillah.

Mematikan Windows Autorun: percuma saja kalau autorun mati, tapi pengguna ceroboh mengeksekusi file virus yang menyamar. Misalnya karena bunker masih hidup, si virus menyamar jadi file DOC. Namanya persis sama dokumensaya tapi ekstensinya .exe. Parahnya, karena bunker, kita cuma melihat ikon DOC-nya Microsoft Word tanpa tahu kalau itu sebenarnya .exe. Setelah diklik 2 kali, benar muncul Microsoft Word. Tapi si virus ikut berjalan. Atau tidak muncul Microsoft Word sama sekali, dan si virus berjalan. Minimal kita paham kelemahan ini untuk antisipasi. Maka berhati-hati adalah teknik jitu.

Mematikan bunker Windows: percuma saja bunker mati tapi autorun masih aktif. Kita bisa melihat segalanya tetapi keduluan oleh autorun.inf. Kebalikan sebelumnya. Jadi semestinya dua-duanya disetel yakni autorun mati & bunker juga mati.

Mengubah file: telah jelas.

Menggunakan antivirus: percuma saja kalau pengguna tidak mengerti cara menggunakan antivirus. Percuma juga kalau antivirus ada tapi lawas (tidak mengenali virus baru). Percuma juga ada antivirus tapi semua virus tetap bisa masuk (alias kurang jos). Jika bisa memanfaatkan dengan baik, antivirus akan berguna untuk pengguna. Sayangnya belum tentu pengguna bisa memanfaatkan semaksimal mungkin. Yang sering pengguna pasrah begitu saja pokoknya ada antivirusnya, atau pasrah apa yang dibilang antivirus pasti perlu dihapus (padahal ada yang namanya false alarm), atau menganggap baik suatu antivirus padahal sangat memberatkan komputer atau meniru memakai antivirus milik teman (padahal keadaan setiap orang berbeda). Boleh dibuktikan di mana saja. Akan datang insya Allah pembahasan khusus antivirus seperti yang sudah saya janjikan.

Itulah kelemahan-kelemahan yang bisa saja identifikasi saat ini. Semua alhamdulillah pernah saya alami. Pembahasan bab ini bersifat sangat global sehingga membutuhkan rincian lagi yang lebih dalam. Namun justru dari penjelasan kelemahan ini saya harap kita dapat memahami lebih bagus daripada sekadar dijelaskan keunggulan-keunggulan tekniknya saja. Pemahaman bagaimanakah yang diharapkan? Yaitu semakin banyak yang ditangkap, semakin banyak pula antisipasi yang bisa kita kerjakan. Dan ini sangat bermanfaat untuk membasmi virus tanpa antivirus. Insya Allah.


bersambung...

Kiat Membasmi Virus Tanpa Antivirus 6


Tulisan ini adalah sambungan dari tulisan Kiat Membasmi Virus Tanpa Antivirus 5.

Sampai sini kita telah memahami bunker Windows dan bagaimana virus memanfaatkannya. Sekarang saya mau membayar utang saya yang cara kerja virus mengerjai kita. Di sini akan saya jabarkan 4 langkah sebelumnya dan apa samanya dengan aplikasi kita yang biasa.

Masuk ke komputer Anda
Jelas ini pasti dilakukan oleh semua virus. Tidak ada ceritanya dia bisa merusak isi komputer tanpa masuk dahulu. Bagaimanakah caranya? Dengan autorun.inf. Kita telah memahami ini. Saksikanlah, mayoritas virus yang masuk ke komputer kita memiliki autorun.inf. Meski ada saja cara-cara selain autorun.inf ini, kita pelajari dulu cara masuk paling umum. Akan datang insya Allah pembahasan mengenai cara-cara masuk yang lain.

Persamaan dengan aplikasi kita: sama-sama harus dimasukkan dulu sebelum bisa berjalan. Cuma, mayoritas aplikasi kita harus diinstal dulu baru bisa dijalankan. Itu pun dengan klik 2 kali. Klik 2 kali ini dinamakan eksekusi. Sama, virus juga begitu. Cuma, eksekusi virus dilakukan sendiri oleh Windows karena ada autorun.inf.


Menjalankan dirinya (sama dengan klik 2 kali)
Jelas ini terjadi pada semua infeksi. Seperti yang telah dijelaskan, Windows juga berperan sebagai bunker dalam hal ini. Mana ada virus yang tidak menjalankan dirinya sendiri? Intinya adalah menjalankan dirinya sendiri dengan memanfaatkan 1) kelemahan Windows dan 2) kelalaian pengguna.

Persamaan dengan aplikasi kita: telah jelas.


Masuk ke memori sebagai proses
Segala jenis program jika dijalankan, maka pasti dia berjalan di tempatnya. Di mana? Di dalam memori. Umpamakan prosesor itu bos, hard disk itu lemari, software itu dokumen, dan memori itu mejanya bos. Kalau bos mau mengeksekusi (tanda tangan) dokumen, di mana bos melakukannya? Di meja. Sama dengan komputer kita. Semua aplikasi dimasukkan oleh Windows ke memori untuk dijalankan oleh prosesor. Entah prosesor Anda Intel atau AMD, sama. Entah RAM Anda merek Corsair atau Vision, sama juga. Dan entah hard disk Anda mau merek Barracuda atau Byson sekalipun, sama juga. Inilah cara kerja dasar komputer kita dalam menjalankan program.

Apa maksudnya? Aplikasi kita (exe) yang kita klik 2 kali, itu akan diangkat oleh Windows dan dimasukkan ke memori/ram. Di ram inilah dia bisa menjalankan fungsi-fungsinya, karena dibantu oleh prosesor. Maka dari itu, kadang komputer Anda lambat karena terlalu banyak aplikasi yang Anda jalankan. Kenapa? Karena ram punya ukuran maksimal (512 MB/1 GB/2 GB/dst.) sedangkan aplikasi yang Anda jalankan punya ukuran. Ada yang 100 MB, ada yang 500 MB, ada yang 100 KB, pokoknya punya ukuran. Lha kalau ukuran total semua aplikasi yang berjalan, menyamai ukuran maksimal meja si bos alias ram, maka kelabakanlah si bos alias prosesor. Sama dengan itu.

Si virus pun harus berada di memori untuk bisa melakukan kerjanya. Dia bisa memantau adanya flash disk, memantau aplikasi yang Anda jalankan, itu semua dari ram. Karena dia ada di ram, maka dia bisa tahu aplikasi yang Anda jalankan. Karena sudah satu tempat.

Persamaan dengan aplikasi kita: telah jelas.


Melakukan kerjaan mengerjai Anda
Kalau sudah berada di ram, virus bisa melakukan fungsi-fungsinya. Misalnya meng-copy dirinya ke flash disk Anda. Biasanya yang mereka lakukan adalah memonitor apa saja yang dimasukkan ke port USB, memonitor apa saja yang Anda jalankan, memonitor apa yang Anda buka, melihat jam Anda (misalnya dia ingin men-shut down setiap 10 menit), dan lain-lain.

Persamaan dengan aplikasi kita: aplikasi kita kalau sudah berada di ram, dia bisa menjalankan fungsi-fungsinya juga. Tergantung kita, kita mau dia mengerjakan apa. Misalnya Microsoft Word, dia kalau sudah dijalankan, kita bisa memerintahkan dia untuk menyimpan, menghapus, menggarisbawahi, dan lain-lain yang merupakan fungsinya. Cuma, virus bisa melakukan fungsi-fungsinya tanpa perlu diperintah oleh kita.


Sampai di sini utang saya lunas dan kita telah memahami 4 cara kerja dasar virus. Yang ingin saya tampakkan di sini adalah betapa samanya virus dengan aplikasi-aplikasi kita. Sehingga diharap nanti kalau mau membasmi virus, ya lakukan sebagaimana mematikan aplikasi biasanya. Secara global begitu.



bersambung...

Monday, August 13, 2012

Kenali PC Anda Sendiri dengan PC Wizard 2008




Bismillahirrahmanirrahim. Ada baiknya mengenal PC Anda (ya kalau built-up, seperti Acer). Berapa watt PSU-nya, merek+tipe casing, prosesor, suhu casing, suhu prosesor, kapasitas RAM plus Harddisk, sistem operasinya, dan lain-lain. Manfaatnya adalah memudahkan mengatasi masalah apabila timbul. Minimal kita bisa mendiagnosis sendiri rusaknya di mana. Maka dari itu kenalilah komputer Anda dan berikan perawatan agar tidak cepat rusak. Dan itu semua bisa diketahui tanpa membuka casing melainkan hanya pakai software PC Wizard 2008[1][2].

Sebenarnya PC Wizard ini software lawas. Sudah ada sejak beberapa tahun lalu. Silakan diambil dari websitenya CPUID. Nah lho, terkenal kan CPUID? ;) Saya juga sejak dulu (entah kapan) memakainya. Sebenarnya ada saingan untuk PC Wizard seperti SiSoft Sandra, Fresh Diagnose, Motherboard Monitor, dan lain sebagainya. Saya ingin menginformasikan saja karena fiturnya yang cukup lengkap untuk utility (apa yah kategorinya?) system diagnose & benchmark. Apalagi dia gratis. Nah apa saja fungsinya? Saya akan menyebutkan beberapa fungsi dasarnya:

Diagnosis Ringkas Seluruh Sistem Hardware (Hardware)

Biasanya Anda akan pergi ke Device Manager dan System Information untuk memperoleh biodata sistem Anda seperti nama prosesor dan lain-lainnya. Namun dengan PC Wizard Anda akan memperoleh info lebih lengkap dan semua info terkumpul dalam satu program sehingga memudahkan pencarian. Pada tab Hardware Anda disuguhkan summary sistem Anda. Pada bagian awal Anda hanya melihat sekilas. Namun dengan menjelajahi satu per satu ikon, Anda akan melihat info yang akurat tentang hardware Anda. Seperti merek VGA dan versi driver yang Anda pakai.

Menariknya, di bagian hardware ini juga ada fitur pengecek baterai (khusus untuk laptop saja) dan yang paling menarik adalah fitur monitor suhu sistem real-time. Pada PC saya yang kebetulan sensor panasnya cuma di prosesor dan hard disk, maka yang ditampilkan hanya dua. Pada sistem yang lebih baru, akan terlihat info yang lebih akurat lagi. Jika Anda mengetahui dengan pasti suhu sistem Anda, maka Anda bisa lebih berhati-hati dalam merawat PC. Informasi yang diberikan untuk tiap device pun cukup legkap. Misalnya berapa kapasitas RAM Anda, jenisnya, cas latencynya, mendukung frekuensi berapa saja, berapa MHz clock-nya, dan lain-lain. Dengannya kita dibantu mempertimbangkan untuk meng-upgrade hardware. Silakan Anda coba sendiri untuk memastikan.



Diagnosis Ringkas Seluruh Konfigurasi sistem (Configuration)

Di dalamnya Anda akan menemukan berbagai konfigurasi sistem (meskipun ada beberapa yang tidak bersifat begitu). Ada konfigurasi mengenai OS yang Anda pakai. Versi, pemegang lisensi, user, bahkan serial number-nya pun bisa dilihat di sini. Nah lho, kurang apalagi coba?

Di bagian tab ini juga kita peroleh task manager segala, info pustaka DLL, aplikasi Microsoft yang terinstal, fonta yang terinstal, info program startup, asosiasi filetype, informasi DirectX, password yang tersimpan di komputer Anda, info sekuriti standar windows, services, dan yang paling unik adalah uptime stat. Sebenarnya enggak seberapa sih, tapi dengannya Anda bisa mengetahui waktu bersejarah komputer Anda seperti tanggal pertama kalinya Windows diinstal, berapa kali Anda booting, catatan booting pertama kali, booting terakhir, shutdown pertama dan terakhir kali, jumlah bluescreen yang pernah dialami, bluescreen terakhir, dan restore points. Wah pokoknya lengkap deh!

First installation : 22/11/2008
Total Boot : 64
First Boot : 28/12/2019 12:29:31
Last Boot : 09/01/2009 19:42:16
First Shutdown : 28/12/2019 12:33:29
Last Shutdown : 09/01/2009 16:01:38
Total Bluescreens : 9
Last Bluescreen : 09/01/2009 19:43:24
Restore Points : 58

Diagnosis Lengkap Seluruh File Sistem yang penting (System Files)

File kritikal seperti boot.ini yang biasanya hanya bisa diketahui keadaannya dari MSConfig, kini bisa Anda lihat di sini. Event log yang merupakan catatan harian PC Windows seperti peringatan-peringatan error yang pernah muncul bisa Anda temukan di sini. Bahkan nilai dari CMOS motherboard Anda bisa dilihat di sini, seperti ukuran kapasitas CMOS dan lain-lain. Beberapa file penting yang bisa dilihat dari sini adalah:
  • config.nt
  • boot.ini
  • autoexec.nt
  • detlog.txt
  • bootlog.txt
  • system.ini
  • win.ini
  • dosstart.bat
  • CMOS Values
  • config.dos
  • autoexec.dos
  • Environtment variables
  • Event log (application)
  • Event log (system)
  • Event log (security)

Diagnosis Singkat Mengenai Resource Khusus (Resource)

Anda bisa memperoleh informasi IRQ (Interrupt Request) di sini. Juga DMA (Direct emory Acces), info I/O Ports yang tersedia pada motherboard Anda, juga Memory Resource. Duh susah, saya enggak bisa jelasin karena masih awam banget soal beginian. Maaf ya? :D Coba saja, pokoknya asik banget, deh!


Benchmark Sistem (Benchmark)

Nah, ini dia yang ditunggu-tunggu. Bagi Anda yang suka benchmarking, atau suka membaca hasil benchmark di majalah, kini Anda bisa mencobanya sendiri. Benchmarking di PC Wizard cukup lengkap dan menyeluruh. Berikut saya tuliskan beberapa resource yang bisa diuji oleh PC Wizard:

  • Global performance, untuk tes performa sistem secara keseluruhan.
  • Processor benchmark, untuk tes kekuatan prosesor Anda.
  • RAM Benchmark, untuk menguji performa RAM Anda. Sangat berguna jika ingin tahu kecepatan RAM ketika dibaca dan ditulis. Juga latency-nya sekalian.
  • Mandelbrot Benchmark, untuk mengetes performa prosesor Anda dengan algoritma mandelbrot.
  • L1 dan L2 cache Benchmark, untuk mengetes performa L1 & L2 cache prosesor Anda. Yang diukur adalah bandwith-nya. Latency termasuk di dalamnya.
  • Memory global benchmark, beda dengan RAM benchmark, ini akan mengetes performa Ram secara keseluruhan. Termasuk virtual memory Anda.
  • Video/ Direct 3D Benchmark, mengetes performa Direct 3D Anda.
  • Harddisk Benchmark, terdapat fitur bagus ini. Akan ada opsi sendiri untuk tiap-tiap partisi.
  • Removable disk benchmark, untuk mengetes performa removable media Anda. Bisa juga untuk benchmark UFD.
  • Optical Drive benchmark, untuk mengetes drive optik Anda.
  • MP3 compression, fitur ini untuk mengetes kemampuan encoding prosesor. Anda akan diminta masukkan CD Audio ke dalam drive optik.
  • Terakir Video Benchmark. Untuk mengetes kemampuan graphic accelerator Anda. Hasilnya disajikan dalam grafik, dan satuannya fps.
Opini Singkat Saya

Mungkin bagi saya saat ini, fitur yang paling berguna dari PC Wizard adalah termometernya. PC Wizard akan menunjukkan suhu prosesor, motherboard, harddisk, dan beberapa periferal lain (kalau ada sensornya). Bagi saya tentu ini sangat berguna karena PC saya nggak ada kipas prosesornya. Jadi harus dijaga jangan sampai kepanasan :D Jangan ditiru ya? Ini ide gila.

Terakhirnya lagi, kini kita bisa melakukan benchmark sendiri. Tak perlu menunggu aplikasi hebat seperti Sysmark, kini kita bisa melakukannya sendiri. Juga jangan minder sama kru majalah komputer seperti PC Media atau CHIP, kini Anda pun bisa melakukannya sendiri. Semoga bermanfaat, dan selamat mencoba ya!


    <<::Regards, Restava::>>

_____________________
[1] Artikel ini saya tulis ketika masih kelas 3 SMP. Saat itu saya masih menggunakan Windows. Sayang kalau dibuang, jadi saya sunting ulang dan saya letakkan d blog ini saja.
[2] Saat ini PC WIZARD sudah mencapai versi 2012.